{color:#ddd;font-family:Baumans, cursive;font-size:12px;background:url('http://ximg.us/upload/1374981432.jpg') repeat scroll top left #0000ff;margin:0 auto;}font-family: 'Baumans', cursive;font-size:12px;background: #383433;background-attachment: fixed;background-size:100%;margin:0 auto;2{

Jumat, 09 Mei 2014

doppelganger

DOPPELGANGGER
 Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini.

Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.

Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.

Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum. Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan. Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut. Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.

Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln. Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya. Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.

Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 13 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee. Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid. Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.

 Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan ?

Read More...

Kamis, 01 Mei 2014

PENEMBUS LORONG WAKTU
lorong waktu adalah suatu tempat kita dapat berpindah tempat dengan cepat,namun itu sebagian orang menganggap tidak ada namun sebagian orang juga mengangap ada bahkan adaseseorang yang meyakini bahwa lorong waktu itu ada.
Sebuah teori struktural alam semesta yang penuh perdebatan dan yang pertama kali dikemukakan oleh almarhum fisikawan Jerman bernama Burkhard Heim pada 1950-an menyebutkan bahwa jika generator penembus lorong waktu menghasilkan sebuah medan magnet atau medan gravitasi yang cukup kuat, maka benda yang berada di ruangnya seperti pesawat antariksa akan masuk ke sebuah multi dimensi lain yang sepenuhnya berbeda.

Setelah Heim meninggal dunia pada 2001, dua ilmuwan Jerman lainnya yakni Prof. Hoche dan Prof. Hazhe, meneruskan penelitian mereka, dan mempublikasikan tesisnya untuk membuktikan bahwa generator penembus lorong waktu bisa direalisasikan, bahkan telah dirancang percobaan dan mengadakan uji teori.

Pada 2005 lalu, tesis itu mendapat penghargaan sebagai tesis terbaik dari Badan Antariksa Nasional AS, sehingga segera menimbulkan perhatian serius dari Pemerintah AS, NASA dan angkatan udara Amerika, dan mulai mengadakan riset terhadapnya.

Prof. Hazhe adalah fisikawan dari Research University di Jerman, seorang mantan otoritas aeromekanika badan antariksa Eropa. Dia mengatakan, bahwa generator penembus lorong waktu dapat digunakan untuk mengadakan perjalanan antarplanet antara galaksi yang tidak sama.

Menurut konsepnya, generator penembus lorong waktu dapat mempercepat perjalanan manusia ke angkasa secara signifikan. Dari bumi ke planet Mars hanya butuh waktu 3 jam, dari bumi ke planet lain yang berjarak 11 tahun cahaya hanya butuh 80 hari.

Bersamaan itu, para ilmuwan dari badan energi Amerika berencana menggunakan sebuah tiruan alat yang bernama (Mesin Z) untuk menghasilkan sebuah medan magnet raksasa, sekaligus dengan alat ini menjalankan generator penembus lorong waktu imajiner.

Begitu dasar teori itu dapat dipertahankan, maka percobaan ini akan segera dimulai. Prof. Hazhe menuturkan, "Ini hanya langkah pertama. Jika semua pekerjaan teknis berjalan normal, maka kondisi yang paling ideal adalah kita bisa menciptakan contoh pesawat dalam waktu lima tahun, sekaligus melakukan percobaan terkait".

Menurut keterangan para ilmuwan, dalam multi dimensi kecepatan cahaya akan berlipat ganda cepatnya dibanding kecepatan saat ini, sehingga, pesawat angkasa juga akan terbang dengan kecepatan yang sukar dipercaya. Saat penerbangan berakhir, dan setelah mematikan semua medan magnet dari generator penembus lorong waktu, maka pesawat angkasa akan terbang kembali ke tiga dimensi yang dihuni kita saat ini.

Namun, Prof. Hazhe juga memperingatkan, bahwa percobaan generator penembus lorong waktu saat ini masih berada dalam teori yang penuh perdebatan. Teori tersebut merupakan tantangan besar terhadap hukum fisika saat ini, dan hingga saat ini masih banyak ilmuwan yang mempertahankan pendapat yang berbeda atas hal ini.


Read More...

Rabu, 30 April 2014

MANUSIA DIDUNIA INI DICIPTAKAN DENGAN KEMAMPUAN MASING-MASING,NAMUN TIDAK SEDIKIT MANUSIA DICIPTAKAN DENGAN KEMAMPUAN DIATAS BATAS MANUSIA BIASA MEREKA DINAMAKAN THE SIXTH TEANSE.
DALAM WEB INI AKAN DIJELASKAN TENTANG MEREKA SATU PERSATU.
The first adalah teleportasi
Teleportasi adalah pengalihan materi dari satu titik ke titik lain, kurang lebih instan, mirip dengan konsep apport, kata yang sebelumnya digunakan dalam konteks spiritualisme. Teleportasi digunakan secara luas dalam karya fiksi ilmiah dan fantasi.
Kata ini teleportasi diciptakan pada tahun 1931 oleh penulis Amerika Charles Fort untuk menggambarkan penghilangan aneh dan penampilan dari anomali, yang ia menyarankan agar dapat menggabungkan, Ia menggabungkan dengan Yunani pada awalan tele - (berarti jauh) dan bahasa latin verba portare (yang berarti membawa). formal menggunakan pertama Fort kata itu dalam bab kedua dari buku 1931, Lo! : "Sebagian besar dalam buku ini saya akan mengkhususkan diri pada indikasi bahwa ada sebuah kekuatan transportory yang saya sebut Teleportasi." Fort menambahkan "aku akan dituduh telah terletak dirakit, benang, hoaks , dan takhayul .. Untuk beberapa derajat Saya kira begitu diriku Untuk tingkat tertentu, aku tidak. Saya menawarkan data . menyarankan Fort teleportasi yang mungkin dapat menjelaskan berbagai diduga paranormal fenomena, meskipun sulit untuk mengatakan apakah Fort mengambil sendiri "teori" serius atau malah digunakan untuk menunjukkan apa yang dia lihat sebagai kekurangan ilmu pengetahuan mainstream ke account untuk fenomena aneh.
walaupun begitu teleportasi dimiliki oleh orang-orang beruntung saja.
contohnya ini:

TELEKINESIS
Dari antara banyak kemampuan unik manusia, Telekinesis adalah salah satu yang paling kontroversial. Berbeda dengan telepati yang lebih bisa diterima di kalangan sains, telekinesis masih dianggap sebagai salah satu fenomena yang tidak bisa dibuktikan secara sains, walaupun keberadaannya cukup diterima oleh banyak ilmuwan lainnya.

Banyak orang percaya kalau kemampuan telekinesis tidak lebih dari sebuah kekuatan supranatural yang berkaitan dengan aktifitas iblis. Sebagian lagi menolak anggapan itu dan percaya kalau manusia sesungguhnya diciptakan dengan menyimpan potensi kekuatan paranormal yang menunggu untuk dibangkitkan.

Sekarang, kita akan melihat bagaimana telekinesis mewarnai dunia sains dan bagaimana kontroversi yang ditimbulkannya.

Istilah Telekinesis pertama kali digunakan pada tahun 1890 oleh seorang peneliti paranormal Rusia bernama Alexander N. Aksakof. Pada tahun 1914, istilah Psychokinesis digunakan oleh penulis Amerika bernama Henry Holt yang kemudian diadopsi oleh sahabatnya, paranormal Amerika bernama J.B. Rhine pada tahun 1934, untuk merujuk kepada kemampuan mengubah hasil lemparan dadu.

Sejak itu, dua sebutan ini sama-sama digunakan untuk menyebut kemampuan yang sama, yaitu kemampuan untuk mempengaruhi pergerakan sebuah benda dari jarak jauh. Ini bisa meliputi mengangkat, menggetarkan, membengkokkan, mematahkan atau menggerakkan benda hingga mengangkat diri sendiri melayang di udara (levitation).

Para peneliti dari komunitas parapsikologi lebih suka menggunakan istilah Psychokinesis, sementara budaya populer seperti film dan buku lebih suka menggunakan istilah telekinesis.

3.JUMPER
 Beberapa orang setuju jika kekuatan jumper (teleportation) yang dikisahkan melalui film Jumper adalah kekuatan yang paling menguntungkan dibandingkan dengan kekuatan-kekuatan super lainnya. Namun ada yang lebih menarik perhatian mengenai kekuatan super yang (mungkin hanya) dimiliki oleh manusia-manusia di dalam skenario film. Dapat dibayangkan jika ada manusia yang menguasai teori chaos dan dapat mempraktekannya dengan tepat di dunia nyata. Teori chaos atau dikenal juga dengan nama Butterfly Effect. Dengan berdasarkan pada konsep yang dikisahkan pada film Butterfly Effect, kekuatan itu benar-benar menakjubkan (tentunya diluar maksud sesungguhnya dari film tersebut). Dengan hanya mengendalikan pikiran (yang artinya tidak perlu kembali ke masa lalu), seorang pengguna butterfly effect bisa mengubah nasibnya. Berkali-kali, dengan resiko yang sangat kecil. Kecuali si pengguna menyatakan dirinya meninggal di masa lalu. 
Teori chaos pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli matematika dan metereologi dari United States. Teori ini diungkapkan oleh Edward Norton Lorenz (1978-2008) pada tahun 1961 yang pada awal pemikirannya adalah efek yang dihasilkan satu kepakan seekor burung camar laut dapat merubah cuaca untuk selamanya. Yang pada akhirnya dihaluskan menjadi satu kepakan sayap kupu-kupu di Brazil bisa membuat tornado di Texas di masa depan. Yang akhirnya teori chaos ini lebih dikenal dengan Butterfly Effect. Butterfly effect ini pada awalnya digunakan untuk ilmu matematika dan fisika quantum. Namun saat ini berbagai bidang telah menerapkan teori ini karena teori ini mendukung teori yang berada pada bidang selain matematika dan fisika. Sebut saja imu psikologi, hukum, atau sosial. Karena secara sederhana, teori butterfly effect ini mengungkapkan bahwa hal sekecil apapun yang dilakukan saat ini akan mampu membuat perubahan besar dikemudian hari. Atau suatu kejadian yang besar saat ini dikarenakan suatu hal kecil yang dilakukan pada masa lalu. Yang artinya satu hal kecil tidak dapat diabaikan dalam kehidupan ini.
Bayangkan ketika butterfly effect ini menjadi suatu kekuatan super yang dikawinkan dengan kemampuan kembali ke masa lalu tanpa perlu menggunakan mesin waktu. Artinya hanya menggunakan kekuatan pikiran. Cukup dengan merubah hal kecil saja bisa merubah kehidupan saat ini. Bahkan hanya dengan merubah kalimat yang telah diucapkan. Perubahannya akan begitu besar. Contoh sederhananya mungkin mengenai cinta, sebut saja seorang pria bernama W memiliki kemampuan mengatur butterfly effect. W mencintai seorang perempuan bernama V, namun W tidak memeliki keberanian di masa lalu untuk mengungkapkannya. Saat ini W merasa sangat terpuruk karena tidak memiliki V. Dan dia yakin apabila memiliki V, kehidupannya akan berubah drastis menjadi lebih baik. Dengan kekuatan pikirannya, W kembali ke masa saat W pertama kali mengenal V. Tanpa canggung W berani mengatakan bahwa W mencintai V. W berani mengatakannya karena hal itu hanya terjadi di alam pikirannya. Namun akan sangat berpengaruh di kehidupan nyata. Akhirnya V menerima W dan mereka berdua saling memiliki. Pada saat ini, kehidupan W memang berubah sangat drastis dengan V berada di sampingnya. Maka W telah berhasil menggunakan kekuatan butterfly effect untuk merubah kehidupannya dengan kembali ke masa lalu menggunakan alam pikirannya. 
Namun tentunya efek yang terjadi karena merubah masa lalu tidak terjadi sesederhana itu, pasti ada hal lain yang berubah ke arah negatif. Yang artinya, perubahan kecil di masa lalu memang akan menimbulkan efek yang sangat besar dikemudian hari. Sebut saja misalnya W yang saat ini telah bersama V kehilangan sahabat baiknya ketika W tidak bersama V. Karena di perjalanan kisahnya yang tidak dia gambarkan di pikirannya, V telah membatasi kehidupan liar W. Memang selalu ada yang dikorbankan untuk mendapatkan sesuatu yang besar. 
Teori ini memang sangatlah hebat. Tak perlu khawatir tentang keterpurukan. Tinggal memejamkan mata untuk masuk ke alam bawah sadar dan membangkitkannya, kemudian menggali ingatan dan merubahnya sesuai keinginan. Dahsyat bukan? Tapi apa yang akan terjadi ketika terlalu sering menggunakan kekuatan tersebut? Tentunya akan membuat gila penggunanya. Karena apa yang didapatkan pasti ada yang harus dibuang atau ditinggalkan atau bahkan terpaksa dihilangkan. Yang akhirnya akan mengakibatkan de javu secara berlebihan. De javu secara berlebihan akan mempengaruhi pikiran ke arah kehidupan nyata atau hanya mimpi saja. Akhirnya bingung tentang apa yang terjadi sebenarnya atau hanya merupakan sebuah imajinasi saja. Efeknya adalah tidak teraturnya pola pikir si pengguna kekuatan tersebut karena bingung dan akhirnya gila.
 
INI ADALAH BEBERAPA DARI ANGGOTA THE SIXTH TEANSE,MASIH ADA BANYAK LAGI NAMUN DALAM WAKTU YANG BERBEDA AKAN SAYA BUATKAN. 

Read More...